Umat MAHK percaya bahwa mereka sudah dipanggil secara khusus
oleh Allah untuk menyiarkan Kabar Baik tentang Kedatangan Kristus yang segera
kepada dunia yang sedang bingung dan sekarat ini.
“Kepedihan hebat harus dialami untuk
menghadapkan masalah ini kepada orang banyak” (FE, 336), karena “banyak orang
sedang pergi dengan arah yang berlawanan dengan terang yang Tuhan sudah berikan
kepada UmatNya, karena mereka tidak membaca buku-buku yang berisi terang dan
pengetahuan yang didalamnya ada teguran dan amaran” (3T, 254). Oleh karena itu “penipuan yang terakhir dari
Setan ialah membuat agar TIDAK ADA FAEDAH APA-APA DARI KESAKSIAN ROH NUBUAT
ITU” (3T, 255)
.
“Kita sedang hidup dalam masa paling genting sejarah dunia
ini. Nasib orang banyak di dunia ini
tidak lama lagi ditentukan. Keselamatan
masa depan kita sendiri dan juga keselamatan orang-orang lain, tergantung pada
jalan yang kita tempuh sekarang” (8 Alfa Omega, 632). EG White melihat bahwa banyak yang melalaikan
persiapan yang sangat dibutuhkan dan sedang mengharapkan waktu “penyegaran” dan
“hujan akhir” untuk melayakkan mereka berdiri pada Hari Tuhan dan hidup dalam
pemandanganNya. Betapa banyak orang saya
lihat tanpa perlindungan pada masa kesukaran!” (Maranatha, 242). Sebagian orang tidak mempunyai pendirian yang
teguh. Mereka seperti gumpalan dempul
yang bisa dibentuk sesuka hati. Mereka
tidak mempunyai bentuk pendirian, sehingga tidak berguna di dunia ini. Ketidaksanggupan dalam membuat keputusan ini,
yang adalah kelemahan, haruslah dikalahkan.
Tabiat Kristen sejati tidak akan bisa dipengaruhi dan diubah oleh
keadaan yang sukar sekalipun. Manusia
harus memiliki kekuatan moral, kejujuran yang tidak rapuh walau disanjung,
disogok, bahkan ditakut-takuti” (5T, 297).
Biarlah kita berdiri tegak untuk membela pada saat Mayoritas
meninggalkan kita, melaksanakan pertempuran Tuhan pada waktu pahlawan-pahlawan
hanya sedikit. Inilah ujian yang harus kita tempuh nanti (5T, 136).
Pria dan wanita yang peka tehadap dosa dan kebencian kepada
kejahatan, yang memiliki pandangan mata rohani untuk melihat
kekurangan-kekurangan pekerjaan Allah dan untuk bekerja dengan minat yang tekun
dan tidak mementingkan diri serta selalu menyembunyikan diri dalam
Yesus…memiliki roh peribadatan yang praktis, yang memiliki hati nurani yang
cepat merasakan adanya bahaya; pria dan wanita yant tidak mau menonjolkan diri
dan tidak mau berusaha menyembunyikan cacat jiwa dalam rupa peribadatan;
orang-orang yang merasakan kelemahan dan ketidak sempurnaan tabiat, dan yang
mau menggantungkan jiwa mereka pada Yesus Kristus” (Testimonies on Sabbath
School Work, 22-26).
Sebagai umat yang menantikan kedatangan Tuhan Yesus kedua
kali, Tuhan merindukan agar kita menyadari bahwa “kebutuhan dunia yang terbesar
ialah manusia yang tidak dapat diperjualbelikan, manusia yang jujur dan setia
dalam jiwa, manusia yang tidak takut menyebut dosa dengan nama sebenarnya,
manusia yang hati nuraninya setia pada Tuhan seperti jarum kompas yang selalu
menunjuk ke utara, dan manusia yang mempertahankan kebenaran sekalipun langit
runtuh” (Ed, 57).
Agar beroleh kemajuan dalam setiap jemaat harus terdapat
orang-orang yang diharapkan dan dipercaya pada masa yang sukar; orang-orang
yang berpendirian teguh seperti baja, orang-orang yang tidak mementingkan diri
sendiri, yang menaruh minat dan hati mereka terhadap pekerjaan Allah lebih dari
pendapat-pendapat ataupun perhatian duniawi mereka” (2T, 637)
Seorang anggota yang mengasihi Kristus dan penuh penyerahan
akan berbuat lebih banyak kebajikan di dalam jemaat daripada seratus pekerja
yang setengah bertobat, dan tidak disucikan, serta terlalu percaya kepada diri
sendiri” (5T, 114)
Anda tidak akan mungkin mengubah hati…bagi orang-orang yang
menjadikan diri mereka sendiri berhala, tidak ada sesuatupun dalam ujian –
ujian manusiawi harus disampaikan, karena itu hanya akan memberikan mereka
alasan untuk melakukan loncatan terakhir ke dalam KEMURTADAN. (Our Health
Message, 429-430)
sekarang sudah banyak di sda murtad tapi tidak kelihatan
ReplyDelete