Search This Blog

Translate

Friday, February 22, 2013

MASA PENGGONCANGAN(SHAKING TIME)


MASA PENGGONCANGAN (Shaking time)
1.        Penyebab Penggoncangan
§  Menghkhotbahkan kesaksian yang tegas.
Saya bertanya tentang arti penggoncangan yang telah kulihat dan ditunjukkan kepada saya bahwa itu disebabkan oleh kesaksian yang langsung yang terjadi oleh nasihat yang benar kepada orang Laodikia.  Ini akan mempengaruhi hati mereka yang menerimanya, dan akan menuntun dia meninggikan standard an membawakan kebenaran secara langsung.  Ada yang tidak memberikan kesaksian yang langsung.  Mereka akan bangkit melawannya, dan inilah yang menyebabkan penggoncangan diantara umat Allah. (EW, 270)
Adanya penyebab penggoncangan ini, kita perhatikan empat alasan mengapa orang – orang digoncang keluar.


§  Kedangkalan rohani
Pekerjaan yang gereja telah gagal lakukan pada masa damai dan makmur akan dilakukan pada masa krisis yang sangat mengecewakan dan tidak memungkinkan.  Amaran-amaran tentang menyesuaikan diri dengan dunia tidak dihiraukan atau tidak diindahkan, harus diberikan dibawa perlawanan yang hebat dari musuh iman.  Dan pada waktu itu orang-orang yang dangkal rohani dan kelas yang konservatif, yang pengaruhnya telah memperlambat majunya pekerjaan akan menyangkal iman dan mengambil keputusan untuk memihak kepada musush sebagai sasaran simpati mereka yang sudah begitu lama.  Orang-orang yang sudah murtad inilah akan merupakan musuh yang paling pahit, akan melakukan dengan segenap kesanggupan mereka untuk menekan saudara-saudara mereka sebelumnya dan untuk meninbulkan kejengkelan maka mereka akan dipaksakan membawakan kesaksian tentang kebenaran.  Banyak yang akan dipanggil untuk berbicara dihadapam majelis pemerintah dan di tempat pengadilan, kemungkinan secara terpisah dan sendirian.  Pengalaman yang seharusnya menolong mereka di saat darurat telah diabaikanm dan jiwa merek dibebani dengan perasaan bessalah terhadap kesempatan yang telah dilalaikan. (5T, 463)

Apabila penggoncangan tiba, melalui penyamlpaian teori-teori palsu, maka pembaca-pembaca yang tidak sungguh-sungguh, tanpa jangkar, seperti pasir.  Mereka berpindah-pindah kepadda posisi apa saja untuk mencocokkan arah perasaan pahit mereka. (TM, 112)

Sementara pencobaan menebal di sekitar kita, baik perpisahan dan penyatuan akan kelihatan dalam pergerakan kita….Mereka yang telah memiliki terang yang besar dan kesempatan yang berharga, tetapi tidak memperbaikinya dibawa satu atau lain alasan, akan segera keluar dari kita.  Tanpa menerima kasih terhadap kebenaran, akan dibawa kepada penipuan musuh;  mereka akan memperhatikan roh penyesat dan doktrin setan, dan akan terpisah dari iman.  (6 T, 400-401)
Pelajari juga ayat-ayat berikut yang mendukung (Yak 1:21;  Yesaya 34:16;  5T,545;  GC,625)

§  Pengakuan tetapi bukan pelaku Firman
Sementara angin ribut mendekat , sekelompok besar yang mengaku percaya kepada pekabaran malaikat ketiga, tetapi tidak disucikan melalui penurutan kepada kebenaran, merobah posisi mereka dengan dunia dan mengambil bagian didalam rohnya.  Mereka telah menganggap hal-hal tersebut dalam terang yang hampir sama ; dan bilamana ujian itu tiba, mereka sudah disediakan untuk memilih pihak yang mudah dan popular.  Orang-orang yang mempunyai talenta yang tadinya sendang dalam kebenaran, menggunakan kuasa mereka untuk menuntun jiwa yang tertipu.  Mereka telah menjadi musuh-musuh yang paling hebat terhadap saudara mereka.  Pada waktu pemelihara sabat di hadapkan ke pengadilan untuk memberikan jawaban terhadap keyakinan mereka, dan melalui laporan-laporan yang palsu dan sindiran diberikan untuk mendorong pemerintah-pemerintah melawan mereka. (GC, 608)

a)      Persesuaian dengan dunia
Waktunya tidak begitu lama apabila ujian menimpa setiap orang.  Tanda binatang itu akan dipaksakan kepada kita.  Mereka yang sedikit demi sedikit menyerah kepada tuntutan dunia dan menyesuaikan diri dengan kebiasaan dunia tidak menemui kesulitan untuk menyerah kepada kuasa itu gantinya menyerah kepada cemooh, hinaan dan kematian.  Ujian itu adalah mengenai perintah Allah dan Perintah manusia.  Pada saat itu emas akan dipisahkan dari sanggah dalam jemaat.  Kesalehan akan dipisahkan dari kepalsuan dan yang hanya kelihatan indah diluar saja.  Banyak bintang yang kita kagumi oleh karena terang cahaya akan berobah menjadi gelap. (5T,81)

Telah ditunjukkan kepadaku bahwa banyak yang mengaku memiliki kebenaran zaman ini tidak mengetahui apa yang mereka yakini…mereka tidak mengerti kenyataan iman mereka.  Mereka tidak menghargai pekerjaan zaman ini.  Pada masa ujian tiba akan ada orang yang sekarang mengajar orang lain akan didapati setelah menguji posisi yang mereka pegang bahwa banyak hal yang mereka pegang dengan alasan yang tidak memuaskan.  Sampai tiba saat ujian mereka tidak menyadari kebodohan mereka.  Dan banyak yang di dalam jemaat yang hanya mengandalkan apa yang mereka mengerti dan percaya; tetapi pada waktu pertentangan itu tiba, mereka tidak mengetahui kelemahan mereka sendiri.  Apabila dipisahkan dari yang lain dan berdiri sendiri untuk menerangkan keyakinan mereka; mereka akan terperanjat melihat betapa kacaunya pendapat mereka terhadap hal-hal yang mereka telah terima sebagai kebenaran.  Hal itu sesungguhnya disebabkan karena ada diantara kita yang menyimpang dari Allah yang hidup dan berpihak kepada manusia, mengandalkan manusia gantinya kepada kebijaksanaan Ilahi. (5T, 707)

Hari-harinya begitu cepat tiba dimana akan terjadi kesusahan dan kekacauan yang besar.  Setan berjubahkan malaikat akan mengadakan penipuan dan jika mungkin yang terpilih sekalipun.  Aka nada begitu banyak allah dan allah.  Setiap angin doktrin akan bertiup.  Mereka yang telah menyerahkan diri mereka kepada ilmu pengetahuan yang palsu akan tidak menjadi pemimplin paa saat itu.  Mereka bergantung pada kepintaran, kejeniusan atau kefasihan akan tidak berdiri pada pimpinan.  Mereka tidak menyamakan diri mereka denga terang.  Mereka yang telah terbukti tidak setia tidak akan dipercayakan dengan kawanan domba.  Dalam pekerjaan akhir yang penuh hikmat itu hanya beberapa orang besar yang bergabung.  Mereka adalah orang yang merasa diri cukup, tidak berharap kepada Allah, sehingga DIA tidak dapat menggunakan mereka.  Tuhan memiliki hamba-hambaNya yang setia yaitu bilamana tiba masa penggoncangan dan masa ujian akan mengetahuinya dengan jelas. (5T, 80-81)

Biarlah anak-anak penipuan dan saksi yang palsu disambut oleh gereja yang memiliki terang dan bukti yang besar, dan gereja tidak memperhatikan pekabaran yang dikirim Allah dan menerima pernyataan yang tidak masuk akal juga dugaan dan teori palsu.  Banyak yang akan berkhotbah dari mimbar kita dengan menggunakan jamahan nubuatan palsu di tangan mereka, yang dinyalakan dari obor jahanam setan.  Apabila keraguan dan tidak percaya dipelihara maka pendeta yang setia akan dipindahkan dari orang-orang yang berpikir memiliki pengetahuan yang banyak. (TM, 409-410)

§  Maksud penggoncangan
(1)    Menguji motif umat Allah
Allah sekarang sedang menampi umatNya, menguji maksud-maksud dan motif mereka, dan banyak yang hanya berupa sekam—tidak ada gandumnya, dan tidak ada nilainya dalam diri mereka itu. (4T, 51)
(2)    Menyucikan jemaat
Allah sedang menampi umatNya.  Ia akan memiliki jemaat yang bersih dan suci.  Kita tidak dapat membaca hati manusia.  Tetapi Allah telah menyiapkan cara bagaimana menjaga jemaat itu bersih.  (1T, 99)

2)      Waktunya penggoncangan
Dalam penglihatan EG White pada tahun 1850 dikatakan sbb: “Penggoncangan yang hebat telah mulai dan akan berlangsung terus, dan semua akan digoncang keluar yaitu mereka yang tidak mau mengambil pendirian yang berani dan tidak rela berdiri pada kebenaran dan berkorban bagi pekerjaanNya. “(EW, 50)

Kemudian pada tahun 1862 dipertegas kembali “Saya melihat bahwa kita sekarang berada pada masa penggoncangan.”  (1 T, 429)

Kita sekarang berada pada masa penggoncangan, yaitu saat bilamana segala sesuatu yang dapat digoncang akan digoncangkan.  Tuhan tidak memaafkan mereka yang mengetahui kebenaran bilamana mereka tidak menurut HukumNya melalui perkataan dan perbuatan.  Apabila kita tidak mempunyai usaha memenangkan jiwa bagi Kristus maka kita akan bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang seharusnya kita laksanakan, tetapi tidak melaksanakannya oleh sebab kemalasan rohani kita.  Mereka yang mewarisi kerajaan Allah harus bekerja dan sungguh-sungguh untuk menyelamatkan jiwa-jiwa.  Mereka harus melakukan bagian mereka dalam mengikat dan memeteraikan Hukum itu diantara murid-murid. (6T, 332)

Jadi saya dapat kesimpulan dari kutipan tadi bahwa yang pasti akan selamat dan tidak akan tergoncang keluar adalah mereka yang punya criteria sbb:
a)      TAHU KEBENARAN TAPI TIDAK MENURUTINYA DALAM PERKATAAN DAN PERBUATAN
b)      MEREKA YANG TIDAK ADA USAHA DALAM PENARIKAN JIWA
c)       KEMALASAN ROHANI
Segera peperangan berlangsung dengan hebatnya diantara mereka yang melayani Allah dan mereka yang tidak melayani DIA.  Dengan segera segala sesuatu yang dapat digoncangkan akan digoncangkan, dan yang tidak dapat digoncangkan akan tetap tinggal…dan setan yang dikelilingi malaikat-malaikat jahat, dan mengakui menjadi Allah, akan mengadakan bermacam-macam tanda ajaib, untuk menipu kalau mungkin umat pilihan juga.  Umat Allah tidak akan memperoleh keamanan mereka dalam tanda ajaib itu, sebab setan akan mengadakan tanda ajaib palsu. (Pelajarilah bagaimana setan menggunakan tanda ajaib palsu dalam pengalaman Musa dan Firaun dalam Kel 7:10-12,  PP 263-265).  Umat Allah yang diuji dan dicoba itu akan memperoleh kuasa yang disebut didalam Kel 31:13-18.  Mereka harus mengambil pendirian diatas Firman Allah yang hidup:  “Ada tertulis”  ini adalah satu-satunya dasar dimana mereka dapat berdiri dengan aman.”  (9 T, 15-16)

Perhatian saya dialihkan kepada rombongan yang telah saya lihat itu, yaitu yang digoncangkan dengan hebat.  Kepada saya ditunjukkan mereka yang telah kulihat sebelumnya sedang menangis dan berdoa dalam kesengsaraan.  Rombongan malaikat pengawal di sekeliling mereka telah dilipat gandakan,, dan mereka diselubungi dengan senjata dari kepala sampai di kaki.  Mereka dalam suatu barisan yang tertib, bagaikan suatu rombongan serdadu.  Wajah mereka menunjukkan perjuangan sengit yang telah mereka alami, yaitu penderitaan perjuangan yang mereka telah lewati.  Walaupun wajah mereka ditandai dengan penderitaan batin yang parah, kini bersinar dengan terang dan kemuliaan sorga.  Mereka telah memperoleh kemenangan dan kemenangan itu membangkitkan rasa syukur yang dalam dan kudus, kesukaan kudus.  Jumlah rombongan ini telah berkurang.  Ada yang telah tergoncang keluar dan ditinggalkan di jalan.  Orang-orang yang lalai dan tidak peduli yang tidak berssatu dengan mereka yang menghargai kemenangan dan keselamatan cukup menderita dengan ketabahan untuk hal itu.  Tidak mempercayainya dan mereka ditinggalkan di belakang dalam kegelapan, dan tempat mereka dengan segera diisi oleh orang lain yang memegang kebenaran dan masuk kedalam kelompok itu.  Malaikat-malaikat jahat masih berada disekeliling mereka tetapi tidak berkuasa atas mereka itu.  Saya bertanya apa yang telah menyebabkan terjadi suatu perobahan yang besar.  Malaikat itu menjawab, “itu disebabkan oleh adanya Hujan Akhir, yang menyegarkan dari hadirat Allah yaitu Seruan Nyaring Malaikat yang ketiga. (EW, 271)

GAMBARAN PENGGONCANGAN.
Saya melihat ada orang dengan iman yang benar dan seruan menderita memohon kepada Allah.  Wajah mereka pucat dan ditandai dengan kegelisahan yang dalam, yang menyatakan perjuangan batin mereka.  Keteguhan dan ketekunan besar terpancar pada wajah mereka, tetes-tetes keringat besar jatuh dari dahi mereka.  Sekarang dan nanti wajah mereka bersinar dengan tanda belas kasihan dari Allah, dan sekali lagi rupa yang hikmat, tekun dan kerinduan tampak pada mereka.  Satu-satunya keamanan yang mereka peroleh adalah tetap mengarahkan pandangan mata mereke keatas. (EW, 269)

Sementara orang-orang yang berdoa terus menyampaikan seruan mereka yang tekun pada saat itu, suatu sinar terang dari Yesus menerangi mereka, untuk menguatkan hati dan menerangi wajah mereka.  Beberapa orang saya lihat tidak ikut serta dalam pekerjaan mengeluh dan meminta.  Mereka kelihatannya tidak peduli dan lalai.  Mereka tidak menolak kegelapan sekitar mereka, dan kegelapan itu menutupi mereka bagaikan awan tebal.  Malaikat Allah meninggalkan mereka itu dan pergi menolong mereka yang sungguh-sungguh berdoa.  Saya melihat malaikat Allah segera menolong mereka yang bergumul dengan sekuat tenaga mereka untuk melawan malaikat jahat dan berusaha melepaskan diri mereka sendiri oleh berseru kepada Allah dengan tabah.  Tetapi malaikat-malaikatNya meninggalkan mereka yang tidak ada usaha menolong diri sendiri, dan saya tidak melihat mereka lagi. (EW, 270)

Saya telah mencoba lewat takut akan Allah menempatkan dihadapan umatNya bahaya dan dosa mereka, dan sudah berusaha, sedapat mungkin melalui kesanggupan saya yang lemah ini, untuk membangkitkan mereka.  Saya telah menyatakan hal-hal yang mengejutkan yang kalau mereka percayai akan menyebabkan mereka menghadapi kesusahan dan kecemasan, dan menuntun mereka kepada pertobatan yang sungguh dari dosa dan kejahatan mereka.  Saya sudah nyatakan dihadapan mereka bahwa dari apa yang telah ditunjukkan kepadaku, HANYALAH SEJUMLAH KECIL dari mereka yang sekarang mangaku percaya kebenaran yang akhirnya akan diselamatkan—bukan sebab mereka tidak dapat diselamatkan tetapi karena mereka tidak mau diselamatkan dalam cara yang telah ditentukan oleh Allah sendiri.  Jalan yang ditandai oleh Allah Tuhan kita adalah terlau sempit dan gerbangnya sulit menerima mereka yang sedang berpegang kepada dunia atau masih memelihara cinta diri ataupun dosa apapun.  Tidak ada tempat untuk hal-hal seperti itu; namun ada beberapa yang bergabung dengan mereka, agar mereka boleh melewati jalan yang sempit dan gerbang yang sulit.  Perkataan Kristus begitu jelas:  “Berusahalah masuk melalui pintu yang sempit, karena Aku berkata kepadamu bahwa banyak yang akan berusaha masuk kedalamnya tapi tidak mungkin masuk.”  (2 T, 443,446)

Sementara angin ribut mendekat , SUATU JUMLAH YANG BESAR yang mengaku percaya kepada pekabaran malaikat ketiga, tetapi tidak disucikan melalui penurutan kepada kebenaran , merobah posisi mereka dan bergabung dengan pihak musuh. (GC, 608)

Apabila Hukum Allah disia-siakan , gereja akan ditampik melalui cobaan yang hebat, dan SUATU JUMLAH YANG BESAR YANG SEKARANG KITA HARAPKAN akan menyambut roh penyesat dan doktrin setan gantinya harus dikuatkan bilamana berada di tempat yang lurus, banyak telah terbukti bahwa mereka bukanlah cabang yang hidup dari pokok anggur yang benar;  mereka telah berbuah, dan pemilik kebun anggur mengeluarkan mereka. (EGW, GC, Bulletin, 1891, 257)

Tuhan telah menyatakan bahwa sejarah yang telah silam akan diulangi lagi bilamana kita memasuki pekerjaan akhir.  Setiap kebenaran yang Ia telah berikan kepada kita pada akhir zaman ini harus diserukan kepada dunia.  Setiap tiang yang Ia telah bangun harus diteguhkan.  Kita tidak dapat melangkahi dasar yang Allah telah tetapkan.  Kita tidak boleh masuk suatu organisasi yang baru lagi;  karena hal itu berarti kemurtadan dari kebenaran.”  (EGW, Note book, Leaflets, V.L. No.17; 24 Des 1905)
Bagaimana sampai manusia boleh tertipu bilamana memikirkan bahwa Seruan Nyaring berlaku untuk memanggil umat Allah keluar dari persekutuan gereja dan menikmati suasana penyegaran?  Kiranya jiwa-jiwa yang tertipu ini dating saat ini juga dan menerima berkat, dan dipenuhi dengan kuasa dari atas. (TM 23)
Para pembaharu di masa lampau seperti Luther selalu dipisahkan dari gereja untuk mencapai pekerjaan yang Allah telah berikan kepada mereka.  Hal ini tidak seperti zaman sekarang ini.  Umat yang benar akan tetap tinggal , sementara mereka yang nominal akan melakukan pemisahan.

No comments:

Post a Comment