Seruan ini adalah untuk mempengaruhi manusia yang belum
bersedia menghadapi krisis mendatang.
Pada waktu mereka berkata: semuanya damai dan aman maka tiba-tiba mereka
ditimpa oleh kebinasaan. 1 Tesalonika
5:3.
Ada 2 seruan DAMAI SEJAHTERA yaitu Di dalam gereja dan Di
dalam Dunia.
1.
Dalam Gereja
Pergerakan pembaharuan nasional dianggap oleh orang lain tidak begitu
penting sehingga mereka tidak pikirkan perlunya perhatian terhadap hal tersebut
bahkan pernah merasa bahwa dengan melakukan hal yang demikian mereka akan
diberikan waktu untuk pertanyaan yang berbeda dari pekabaran Malaikat Ketiga.
Orang-orang perlu dibangunkan sehubungan dengan bahaya-bahaya yang
terjadi dewasa ini. Penjaga sedang
tidur. Kita terlalu terbelakang. Biarlah kepala penjaga itu merasa kebutuhan
yang mendesak agar diri mereka tetap waspada, jikalau tidak mereka akan
kehilangan kesempatan yang diberikan kepada mereka untuk melihat bahaya-bahaya
tersebut.
Jikalau para pemimpin kita tidak menerima pekabaran yang sekarang dikirim
Allah bagi mereka, dan segera mengambil tindakan, maka gereja akan menderita
suatu kerugian yang besar. Bilamana
penjaga sedang melihat pedang itu datang, dan membunyikan sangkakala dengan
bunyi tertentu, maka semua orang dalam barisan itu akan mengumandangkan amaran
yang sama, dan semua akan mempunyai kesempatan menghadapi pertentangan
itu. Tetapi begitu sering pemimpin kita
bertangguh dan mengatakan Biarlah kita jangan tergesa-gesa. Mungkin saja ada kesalahan. Kita harus berhati-hati agar tidak
mengumandangkan amaran yang palsu. Pertangguhan
dan ketidakpastian dalam dirinya ia berseru:
Damai dan aman! Jangan terlalu
gembira. Jangan terkejut. Ada suatu persoalan yang lebih besar dari
pertanyaan amandemen keagamaan yang perlu dilakukan dari pada yang
dituntut. Hasutan ini pada akhirnya
semuanya akan menghilang. Dengan
demikian pada akhirnya ia menyangkal pekabaran yang dikirim dari Allah, dan
amaran yang telah diberikan untuk mengatur jemaat-jemaat gagal melakukan
tugasnya. Trompet dari penjaga
dibunyikan dengan suara yang tidak menentu, dan orang-orang tidak bersedia
bertempur. Biarlah penjaga selalu
waspada sebab kalau penjaga lalai dan lambat maka banyak jiwa akan binasa dan
darah mereka akan dituntut dari tangannya. (5T, 715-716)
Banyak dari mereka yang telah memiliki terang yang besar
kesempatan-kesempatan yang besar, dan tiap manfaat rohani menyembah Kristus dan
dunia dalam waktu yang sama. Mereka
menyembah Allah dan mammon. Mereka bersuka-suka
dengan anak-anak dunia namum mereka juga mengatakan bahwa mereka diberkati
sebagai anak-anak Allah. Mereka ingin
memiliki Kristus sebagai Juruselamat mereka, tapi tidak mau memikul salib dan
bebannya. Kiranya Tuhan mengasihani
engkau; karena jika engkau berjalan demikian, tidak ada yang lain selain
kejahatan yang dapat disampaikan kepadamu.
Kesabaran Allah mempunyai suatu maksud, tapi engkau tidak hiraukan. Ia meluaskan hal-hal itu terjadi namun engkau
tidak menghiraukannya serta menundanya tapi sudah terlambat. Allah memerintahkan Elia untuk mengurapi raja
Hazael yang jahat dan bengis untuk memerintah Syria, agar ia boleh menjadi suatu bencana terhadap bangsa Israel
yang bejat itu.
Pada waktu Allah mengerjakan pekerjaan yang aneh diatas dunia ini, pada
waktu tangan yang suci tidak lagi membawa tabut, malapetaka akan menimpa
manusia. Walaupun engkau telah
mengetahui, pada saat ini, perkara-perkara yang mestinya membutuhkan
kedamaianmu. Kiranya umat-umatmu,
sebagaimana Ninewe, agar Allah tidak lagi memberikan murkanya terhadap mereka
itu. (5T, 77-78)
Ada dua perbedaan besar yang harus dihindarkan, yang satu adalah
menghindari untuk menyatakan seluruh nasihat Allah, dan beralih kepada roh
kebangunan di dalam masa seruan damai damai padahal tidak ada damai, dan
menggunakan usaha-usaha yang mendorong perasaan dan kemudian membiarkan hati
tidak berubah. (Ev, 281)
Pada waktu sekarang ini, bilamana segala perkara yang di dunia ini akan
segera berakhir, usaha setan akan sia-sia untuk menjerat dunia ini. Ia memikirkan banyak rencana untuk menguasai
pikiran dan untuk mengalihkan perhatian dari kebenaran yang perlu untuk
keselamatan…
Kejahatan sedang mencapai ketinggian yang belum pernah dicapai
sebelumnya, dan meskipun begitu banyak pendeta Injil berseru : “damai, damai
dan sejahtera” tetapi pesuruh-pesuruh Allah yang setia harus berjalan secara
terus menerus dengan pekerjaan mereka. Dipakaikan
dengan kelengkapan senjata sorga, mereka harus maju dengan tak gentar dan penuh
kemenangan , tidak pernah menghentikan peperangan sampai jiwa dalam jangkauan
mereka akan menerima kabar kebenaran untuk waktu ini. (Ev 705,706; AA219-220)
Tetapi tentang zaman dan masa saudara-saudara tidak perlu dituliskan
kepadamu, karena kamu sendiri tahu benar, bahwa hari Tuhan dating seperti
pencuri pada malam hari, apabila mereka mengatakan semuanya daman dan aman maka
tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil
ditimpa oleh sakit bersalin mereka pasti tidak akan luput. Tetapi kamu saudara-saudara kamu tidak hidup
di dalam kegelapan sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri,
karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau
orang-orang kegelapan. Sebab itu baiklah
jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar. (1 Tes 5:1-6)
Pendeta
yang telah mengorbankan kebenaran untuk mendapatkan persetujuan manusia kini
melihat tabiat serta pengaruh pengajarannya.
Nyatalah bahwa mata yang mahatahu itu sedang mengikutinya sementara ia
berdiri di belakang mimbarnya, sementara ia berjalan di jalan, sementara ia
berbaur dengan orang banyak dalam pelbagai kegiatan hidup. Setiap perasaan jiwa, setiap tulisan yang
dituliskan, setiap perkataan yang diucapkan, setiap tindakan yang menuntun
manusia untuk berteduh di dalam benteng kepalsuan, telah menabur benih dan kini
dalam jiwa-jiwa yang malang dan tersesat disekelilingnya, dia melihat
penuaian. Tuhan bersabda : “mereka mengobati lukan puteri umatKu dengan
memandangnya ringan katanya: ‘damai sejahtera, tetapi tidak ada damai
sejahtera.” (GC, 654,655)
No comments:
Post a Comment